-->
    |

Bukan Kritik Keras, Bobby Nasution Sampaikan Pesan Konstruktif Soal Pemekaran

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memberikan tanggapan terkait wacana pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur yang diinisiasi oleh Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, dalam forum Musrenbang Sumut 2027.

Dilansir dari siaran langsung kanal resmi Dinas Kominfo Sumatera Utara “Info Sumut”, penyampaian Bobby dalam forum tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Pada momen itu, Bobby tampak beberapa kali tersenyum dan melempar candaan ringan kepada Baharuddin, tanpa menunjukkan nada serius yang mengarah pada kritik keras.

Dalam sambutannya yang turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta para kepala daerah se-Sumatera Utara, Bobby sempat menyinggung wacana pemekaran tersebut. Ia mengingatkan bahwa jika moratorium pemekaran daerah dibuka, maka tidak hanya pemekaran yang perlu dibahas, tetapi juga kemungkinan penggabungan wilayah.

Namun demikian, pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks diskusi yang diselingi humor, sebagai bentuk komunikasi cair antar pimpinan daerah.

Secara terpisah, saat diwawancarai awak media di Hotel Santika Medan, Bobby memberikan penegasan yang lebih substantif terkait sikapnya terhadap wacana pemekaran daerah.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak menolak rencana pembentukan daerah baru, namun menekankan pentingnya kesiapan indikator pembangunan sebelum pemekaran dilakukan.

“Diskusi pembangunannya dulu saran saya. Saya terbuka, bukan anti atau menutup mata. Indikatornya diperbaiki dulu, setelah itu dilepas, masyarakatnya sejahtera, cita-citanya kan tercapai,” ujar Bobby.

Menurutnya, sejumlah aspek mendasar seperti peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan ekonomi lokal, serta kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama sebelum sebuah daerah dimekarkan.

Dengan demikian, pernyataan Gubernur Sumut tersebut lebih menitikberatkan pada pendekatan pembangunan yang matang dan berkelanjutan, bukan penolakan terhadap aspirasi pemekaran wilayah.

Wacana pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur sendiri dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan pelayanan publik di kawasan pesisir timur Sumatera Utara. (Putra)

Komentar

Berita Terkini