Prosesi penyambutan berlangsung khidmat namun sarat makna. Tradisi pedang pora, pengalungan bunga, serta sambutan dari jajaran pejabat utama, para Kapolsek, personel Polres, dan Bhayangkari menjadi simbol estafet kepemimpinan yang terus dijaga di tubuh Polri.
Di balik seremoni tersebut, tersimpan harapan besar masyarakat terhadap sosok pemimpin baru yang akan mengemban tanggung jawab menjaga keamanan di Kabupaten Batu Bara.
AKBP Dony Satria Wicaksono dipercaya memimpin Polres Batu Bara berdasarkan mutasi jabatan yang ditetapkan Kapolri. Ia menggantikan AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., yang selama kurang lebih satu tahun tiga bulan memimpin institusi tersebut.
Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar pergantian nama di kursi jabatan. Bagi masyarakat Batu Bara, momen tersebut menjadi titik awal lahirnya semangat baru dalam memperkuat profesionalisme kepolisian, meningkatkan penegakan hukum, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, humanis, dan berkeadilan.
Kabupaten Batu Bara dikenal sebagai kawasan yang terus berkembang dengan aktivitas industri, pelabuhan, hingga perkebunan yang menjadi penggerak ekonomi daerah. Di tengah pertumbuhan itu, stabilitas keamanan menjadi kebutuhan utama agar investasi, aktivitas masyarakat, dan pembangunan dapat berjalan beriringan.
Karena itu, kepemimpinan AKBP Dony diharapkan mampu memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Batu Bara, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman serta kondusif.
Bagi masyarakat, kehadiran seorang Kapolres baru bukan hanya pergantian kepemimpinan administratif. Lebih dari itu, ia membawa harapan agar rasa aman semakin dirasakan, hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, dan hubungan antara polisi dengan masyarakat semakin dekat.
Di tengah tantangan keamanan yang terus berkembang, langkah pertama AKBP Dony memasuki Mapolres Batu Bara menjadi simbol dimulainya babak baru pengabdian. Sebuah amanah yang kini menanti untuk diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan yang humanis, dan komitmen menjaga kepercayaan masyarakat. (Putra)
