-->
    |

Hari Bhayangkara ke-80: Catatan Redaksi Batubarainfo, Melihat Pengabdian Polri dari Sisi yang Jarang Diketahui Publik

(Dok. Istimewa)
Melihat Polri dari Sudut yang Berbeda
Oleh: Putra Sianipar.

1 Juli 2026 menjadi momentum Hari Bhayangkara ke-80. Bagi sebagian masyarakat, Polri adalah institusi yang kerap menjadi sorotan, baik karena keberhasilan maupun berbagai kritik yang muncul di ruang publik. Kritik tentu merupakan bagian dari kontrol sosial dalam negara demokrasi.

Namun sebagai media yang selama bertahun-tahun berada di lapangan, meliput berbagai aktivitas kepolisian di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, hingga daerah lain, Redaksi Batubarainfo merasa ada sisi lain yang juga layak diketahui masyarakat.

Kami tidak bermaksud menutup mata terhadap berbagai persoalan yang pernah terjadi di tubuh Polri. Sebaliknya, kami percaya kritik harus tetap disampaikan. Tetapi keadilan juga mengajarkan bahwa keberhasilan, pengabdian, dan kerja keras juga pantas mendapat apresiasi.

Satlantas: Bekerja Saat Banyak Orang Sedang Berlibur

Dalam catatan redaksi kami, salah satu satuan yang memiliki beban kerja paling berat adalah Satuan Lalu Lintas.

Masyarakat umumnya hanya melihat polisi lalu lintas ketika mengatur kendaraan di persimpangan, melakukan penindakan pelanggaran, atau memberikan pelayanan administrasi. Padahal di balik itu, mereka memikul tanggung jawab besar untuk menjaga keselamatan jutaan pengguna jalan.

Setiap hari mereka menghadapi panas, hujan, debu, kemacetan, hingga risiko kecelakaan. Mereka terus mengingatkan masyarakat melalui edukasi dan imbauan agar tertib berlalu lintas. Namun tidak semua kecelakaan dapat dicegah. Tidak sedikit kecelakaan lalu lintas yang berujung korban jiwa terjadi akibat kelalaian pengendara sendiri.

Ironisnya, ketika hal tersebut terjadi, anggota di lapangan sering kali ikut menanggung beban moral, bahkan harus menerima evaluasi maupun teguran dari pimpinan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Saat Hari Raya Idulfitri, Natal, Tahun Baru, maupun musim libur panjang, ketika sebagian besar masyarakat berkumpul bersama keluarga, mereka justru meninggalkan keluarga untuk memastikan arus lalu lintas berjalan aman.

Persiapan dilakukan jauh sebelum operasi dimulai, pengamanan berlangsung tanpa mengenal waktu, dan evaluasi tetap dilakukan setelah kegiatan selesai. Dalam berbagai kesempatan, kami juga mencatat adanya personel yang jatuh sakit akibat kelelahan, bahkan ada yang gugur ketika menjalankan tugas negara.

Semua itu jarang terlihat oleh masyarakat.

Satresnarkoba: Di Balik Sorotan Publik

Bidang lain yang hampir tidak pernah lepas dari sorotan adalah Satuan Reserse Narkoba.

Kami memahami mengapa masyarakat kerap bersikap kritis. Berbagai kasus yang melibatkan segelintir oknum anggota Polri memang melukai kepercayaan publik. Namun berdasarkan pengamatan kami di lapangan, menyamaratakan seluruh anggota kepolisian bukanlah sesuatu yang adil.

Di balik berbagai pemberitaan mengenai oknum, masih banyak anggota Satresnarkoba yang bekerja dengan jujur, menjalankan tugas dengan integritas, dan mempertaruhkan keselamatan saat memburu pelaku peredaran narkotika.

Sebagaimana profesi lain, institusi sebesar Polri yang memiliki ratusan ribu personel tentu tidak luput dari adanya oknum. Hal itu tidak berbeda dengan kehidupan masyarakat pada umumnya; dalam lingkungan keluarga, organisasi, maupun profesi apa pun selalu ada individu yang melakukan kesalahan.

Yang juga kami temui di lapangan adalah masih banyak anggota kepolisian yang berusaha menjaga nilai-nilai agama, menjalankan tanggung jawab kepada Tuhan, keluarga, pimpinan, dan masyarakat. Nilai-nilai itulah yang menurut kami menjadi fondasi penting agar seseorang tetap berada di jalur yang benar.

Perang Melawan Narkoba Bukan Tugas Polisi Semata

Selama melakukan peliputan, kami juga melihat bahwa perang melawan narkoba tidak mungkin hanya dibebankan kepada aparat kepolisian.

Masyarakat sering kali menuntut polisi bertindak tegas. Namun di sisi lain, perlu ada refleksi bersama. Ketika mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, sudahkah kita berani bersuara? Sudahkah kita membantu mencegah, melaporkan, atau setidaknya mengingatkan orang-orang terdekat agar tidak terjerumus?

Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama.

Kami juga melihat bahwa Polri bukan institusi yang anti kritik. Berbagai pelanggaran yang dilakukan anggotanya kerap dipublikasikan secara terbuka dan diproses sesuai ketentuan. Hal tersebut menunjukkan bahwa kritik publik tetap menjadi bagian penting dalam upaya pembenahan institusi.

Melihat Secara Utuh

Sebagai media, tugas kami adalah menyampaikan fakta secara berimbang.

Hari Bhayangkara bukan berarti menutup mata terhadap kekurangan. Namun momentum ini menjadi kesempatan untuk mengingat bahwa di balik seragam yang dikenakan, terdapat manusia-manusia yang juga memiliki keluarga, kelelahan, rasa takut, serta tanggung jawab besar kepada negara.

Redaksi Batubarainfo berharap masyarakat dapat melihat Polri secara lebih utuh—mengapresiasi setiap pengabdian yang tulus, tetap memberikan kritik yang membangun terhadap setiap kekeliruan, dan bersama-sama menjaga keamanan sebagai tanggung jawab seluruh elemen bangsa.

Selamat Hari Bhayangkara ke-80.

Semoga Polri Semakin Dicintai Masyarakat. Bravo Polri 🇮🇩

Komentar

Berita Terkini