BATUBARA – Berbagai persoalan mendasar kembali mencuat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batu Bara terkait laporan hasil Reses Tahap I Tahun 2026, yang digelar Senin (30/3/2025).
Sebagaimana dilansir dari jalannya rapat, paripurna dipimpin Ketua DPRD Safi’i, SH, didampingi Wakil Ketua Nurhaji dan Rodial, serta dihadiri Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, unsur Forkopimda, OPD, dan seluruh anggota dewan.
Dalam laporan dari tujuh daerah pemilihan (dapil), dilansir terungkap sejumlah persoalan utama yang masih dikeluhkan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga distribusi bantuan sosial.
Kondisi tersebut, dilansir menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kebutuhan masyarakat dengan realisasi program pemerintah di lapangan.
Selain itu, sektor pertanian juga menjadi sorotan, khususnya terkait kelangkaan dan tingginya harga pupuk subsidi yang dinilai berdampak langsung terhadap produktivitas petani.
Dari Dapil VII Kecamatan Air Putih, dilansir anggota DPRD secara tegas meminta pemerintah daerah melakukan pendataan ulang penerima Program Keluarga Harapan (PKH) agar tepat sasaran.
Pengawasan distribusi pupuk subsidi juga, dilansir dinilai perlu diperketat agar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan lebih terjangkau bagi masyarakat.
Dalam paripurna tersebut, DPRD Batu Bara menegaskan, dilansir bahwa hasil reses tidak boleh berhenti sebagai formalitas tahunan, melainkan harus menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran daerah.
Seluruh aspirasi masyarakat, dilansir akan diperjuangkan dalam pembahasan Perubahan APBD 2026 dan Rancangan APBD 2027 sesuai skala prioritas pembangunan.
DPRD juga menilai bahwa kompleksitas pembangunan di Kabupaten Batu Bara menuntut peran aktif legislatif, tidak hanya menampung aspirasi, tetapi memastikan setiap keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti menjadi solusi nyata.
Rapat paripurna ini, dilansir menjadi pengingat penting agar kegiatan reses benar-benar memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Batu Bara. (Putra)
