-->
    |

Dari Aula Wisuda UNA, Pesan Bupati Baharuddin untuk Generasi Emas Batu Bara

KISARAN — Tepuk tangan menggema di aula Universitas Asahan (UNA), Sabtu (24/1/2026). Wajah-wajah bahagia para wisudawan dan wisudawati Sarjana ke-XXXV dan Magister ke-VI menjadi saksi berakhirnya satu perjalanan panjang, sekaligus awal langkah baru menuju masa depan.

Di tengah suasana penuh haru dan kebanggaan itu, hadir Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. Kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, tetapi membawa pesan penting tentang masa depan generasi muda, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Wisuda kali ini mengusung tema “Excellent, Eco-Socio Environment, Religion Independent, Innovation and Personality”, sebuah gambaran besar tentang harapan Universitas Asahan dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka sosial, peduli lingkungan, berlandaskan nilai keagamaan, mandiri, inovatif, dan berkarakter kuat.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, toga yang dikenakan hari itu bukan sekadar simbol kelulusan, melainkan tanda tanggung jawab baru di tengah masyarakat.

“Keberhasilan hari ini adalah hasil dari kerja keras, doa orang tua, serta pengorbanan banyak pihak. Namun ingat, ini bukan garis akhir,” pesan Bupati dengan nada penuh motivasi.

Ia mendorong para lulusan untuk tidak berhenti belajar. Bagi lulusan Strata Satu (S1), Bupati berharap semangat menuntut ilmu terus berlanjut hingga jenjang S2 bahkan S3, sebagai bekal meningkatkan kualitas diri dan daya saing di masa depan.

Lebih jauh, Bupati Baharuddin menyinggung tantangan besar yang akan dihadapi Indonesia ke depan, yakni bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, generasi muda hari ini adalah penentu arah bangsa di masa mendatang.

“Generasi muda harus siap, bukan hanya pintar secara teori, tapi juga punya keterampilan, keahlian, dan karakter yang kuat. Dunia kerja ke depan menuntut lebih dari sekadar ijazah,” ujarnya.

Ia juga menyinggung berbagai upaya pemerintah di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, mulai dari pendirian Sekolah Rakyat hingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, sebagai fondasi membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas.

Menutup pesannya, Bupati Baharuddin mengajak para wisudawan untuk terus menggali potensi diri dan tidak melupakan daerah asal.

“Teruslah meningkatkan kualitas, keilmuan, keahlian, dan keterampilan. Jadilah pribadi yang bermanfaat, mengabdi untuk nusa dan bangsa, terutama bagi daerah di sekitar kalian,” tuturnya.

Prosesi wisuda pun berlangsung khidmat, dihadiri pimpinan Universitas Asahan, dosen, civitas akademika, orang tua wisudawan, serta para tamu undangan. Di balik senyum dan air mata haru, tersimpan harapan besar—bahwa dari aula wisuda ini, lahir generasi muda yang siap membawa perubahan. (Putra)

Komentar

Berita Terkini